Memang, kita bisa melakukan pencarian secara online untuk mendapatkan tips tentang tata cara atau panduan mengoptimalkan trafik dengan cara SEO, tetapi kita kan tidak selalu punya waktu untuk duduk lama-lama di depan komputer. Ada beberapa saatnya kita perlu suasa santai, namun tetap ingin dapat masukan tanpa menyalakan komputer dan browsing internet? Kita bisa saja memperoleh masukan walaupun ketika duduk dan menunggu giliran dipanggil sama dokter atau sewaktu antre beli tiket dan menunggu bis. Saya sendiri selalu naik bus ketika berangkat kerja, perjalanan hampir menelan waktu satu jam, dan sebaiknya saya gunakan untuk hal-hal yanga bermanfaat seperti membaca buku atau mendengarkan musik dangdut. Selain itu, membaca buku tidak memerlukan koneksi internet dan tidak perlu bayar tagihan listrik.
Membaca buku tentang SEO adalah metode offline untuk optimasi blog melalui SEO. Tentang buku yang saya sedang saya baca ini adalah karangan Michael Miller. Isinya sangat komprehensif dalam membahas tentang bagaimana kita dapat menghantar blog atau situs kita melalui SEO ke daftar tertinggi hasil pencarian di search engine. Dijelaskan juga di buku ini tentang langkah-langkah bagaimana meng-optimasi SEO termasuk bagaimana mengetahui keinginan audiens, meningkatkan kualitas konten dan bagaimana cara memilih kata kunci, dan sebagainya. Mudah-mudahan dengan mulainya membaca dan belajar mengenai SEO dalam buku ini, saya dapat berbagi lebih banyak gagasan secara online tentang blog dan dunia blog. Satu hal yang paling saya suka tentang membaca, tentu saja semua buku, karena buku bisa dibaca berulang-ulang untuk beberapa bagian yang tidak benar-benar dipahami kapan saja. Termasuk ketika kita susah tidur.
ka Anda adalah seseorang yang benci dengan kegiatan membaca, ada baiknya Anda kaji ulang. Mengapa? Di bawah ini saya cantumkan enam alasan pentingnya kegiatan membaca. Saya tidak akan membuat tulisan ini menjadi panjang karena tulisan ini khusus dibuat untuk Anda yang benci membaca.
Pertama:
Membaca penting karena dapat membuka wawasan baru. Banyak hal-hal baru yang akan Anda temukan dalam sebuah bacaan. Hal-hal yang belum pernah Anda ketahui. Bahkan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah Anda bayangkan ada.
Kedua:
Membaca penting karena dapat memberikan pencerahan baru pada pemikiran Anda. Saya yakin, tak jarang Anda digelayuti suatu persoalan yang Anda pikir tak ada pemecahannya. Atau barangkali tak banyak pilihan pemecahan yang dapat Anda tempuh. Bisa juga Anda menjalani sesuatu dengan suatu rutinitas yang membosankan. Saya anjurkan pada Anda: membacalah! Maka tanpa Anda duga Anda akan menemukan pencerahan baru bagaimana memecahkan masalah tersebut atau mengubah sesuatu yang cenderung rutin dan membosankan itu. Tingkatkan kualitas kehidupan pribadi Anda dengan membaca.
Ketiga:
Membaca penting karena dapat mencerdaskan intelektual, spiritual, emosional, dan kepercayaan diri yang berpadu dengan kerendahan hati. Membaca akan membuka peluang Anda untuk menyerap sebanyak mungkin ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan. Membaca akan menumbuhkan kemampuan Anda untuk berpikir kreatif, kritis, analitis dan imajinatif. Melalui membaca Anda akan membentuk kemampuan berpikir lewat proses: menangkap gagasan/informasi, memahami, mengimajinasikan, menerapkan dan mengekspresikan.
Keempat:
Membaca penting karena membuat Anda menjadi seorang yang mandiri dalam mencari pengetahuan. Anda tak akan tergantung pada sekolah, les, kursus, atau seminar.
Kelima:
Membaca dapat memberikan kenikmatan tersendiri bagi jiwa. Membaca adalah sebuah wisata pikiran. Melalui membaca, Anda bisa pergi ke mana saja. Tanpa dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Membaca akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk berangan-angan. Membebaskan pikiran.
Keenam:
Membaca dapat membuat hidup lebih sukses. Tak percaya? Buktikan saja sendiri.
apat kita ketahui bersama bahwa buku mempunyai multi manfaat bagi kehidupan manusia untuk menuju suatu peradaban yang lebih baik, akan tetapi meskipun besarnya manfaat dari buku tersebut, jika masyarakatnya kurang memiliki kesadaran tentang pentingnya membaca buku, terciptanya suatu peradaban yang lebih baik menjadi suatu keniscayaan. Disamping faktor lain yang menjadi penyebab kurangnya minat baca, di antaranya budaya menonton lebih mendominasi dari pada budaya baca, mahalnya harga kertas yang berimbas harga-harga buku menjadi mahal, dan kurangnya sosialisasi dari pemerintah tentang pentingnya membaca buku.
Berdasarkan hasil survei lembaga internasional yang bergerak dalam bidang pendidikan, United Nation Education Society and Cultural Organization (UNESCO), minat baca penduduk Indonesia jauh di bawah negara-negara Asia. Indonesia tampaknya harus banyak belajar dari negara-negara maju yang memiliki tradisi membaca cukup tinggi. Jepang, Amerika, Jerman, dan negara maju lainnya yang masyarakatnya punya tradisi membaca buku, begitu pesat peradabannya. Masyarakat negara tersebut sudah menjadikan buku sebagai sahabat yang menemani mereka kemana pun mereka pergi, ketika antre membeli karcis, menunggu kereta, di dalam bus, mereka manfaatkan waktu dengan kegiatan produktif yakni membaca buku. Di Indonesia kebiasaan ini belum tampak.Menumbuhkan kebiasaan membaca harus dimulai dari keluarga. Orang tua berperan penting dalam menumbuhkan kegemaran membaca buku anak-anaknya. Untuk menjadikan anak memiliki kegemaran membaca, memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pepatah Inggris mengatakan we first make our habits, then our habits make us. Sebuah watak akan muncul, bila kita membentuk kebiasaan terlebih dahulu. Artinya, bila orang tua ingin anaknya mempunyai kegemaran membaca buku, maka membaca buku perlu dibiasakan sejak kecil. Disamping perlunya keteladanan dari orang tua sendiri.
Saat ini, biaya pendidikan kian membumbung. Hanya kalangan tertentu saja yang dapat menikmati pendidikan formal sampai jenjang perguruan tinggi. Bagi mereka yang belum beruntung dari aspek ekonomi, sehingga tidak sempat mengenyam pendidikan tinggi, mestinya tidak berkecil hati. Membaca buku menjadi alternatif untuk bisa menjadi terpelajar layaknya orang yang mengikuti pendidikan formal.
Dengan adanya event Pesta Buku seperti Pesta Buku Jakarta 2008 ini juga akan sangat membantu masyarakat guna menumbuhkan motivasi dan semangat untuk membaca sehingga tercipta suatu masyarakat yang gemar membaca.





































